Penerbangan Pertamaku, 7 April 1989, Garuda Indonesia dan Pertama Pergi ke Jakarta

Inilah kisahnya naik pesawat terbang pertama kali, yaitu Jakarta (CGK) – Semarang (SRG) pada 7 April 1989 dengan pesawat Garuda Indonesia.

Buku Harian saya tertulis seperti itu, mungkin tempat-tempat yang saya sebutkan disini sudah tidak ada atau berganti nama.

Setelah 24 Maret 1989 berangkat ke Jakarta dengan naik travel, ya… naik travel karena biar langsung sampai ditempat tujuan dan tidak perlu memikirkan ganti-ganti angkutan, karena pertama kali pergi ke Jakarta. Jakarta ibukota Indonesia, yang terbayang jalan ramai, banyak gedung tinggi, banyak orang dari berbagai penjuru, banyak calo, dan lain-lain.

Ke Jakarta ditugasi oleh kantor untuk kursus komputer HP-3000, anda sudah perlu tahu HP-3000 itu komputer server lawas yang gedenya sudah lebih kecil seperti almari es kecil yang dihotel bintang 5 lebih tinggi sedikit. HP-3000 akan menggantikan mesin Honey Well yang gedhenya seperti almari.

Kita tahu sekarang komputer itu, yang kemudian disebut PC khan kecil-kecil, sehingga dari sebesar almari diganti sebesar almari es kecil kemudian diganti sebesar personal komputer.

Kegiatan mulai 25 Maret – 6 April 1989 (total 15 hari PP), bertempat di Wisma Dharmala Sakti dan menginapnya di Wisma Aneka I Jl Volley 94 Komplek Gelora Senayan Jakarta.

Hari libur difasilitasi panitia jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Impian Jaya Ancol, masuk ke Theater Imax di TMII dan naik perahu motor ketika di Ancol.

Berbahasa Inggris

Buku panduan berbahasa Inggris dan sebagian pengantar juga menggunakan bahasa Inggris, dan terpaksa saya membeli Kamus Lengkap Inggris – Indonesia, jadi belinya kamus Inggris – Indonesia dan bukan Indonesia – Inggris.

Wisma Dharmala Sakti, Gedung Antik

Tempat kegiatan di Wisma Dharmala Sakti, orang sekitar menyebutnya gedung antik, gedungnya bundar pilarnya kelihatan. Gedung ini letaknya di Jl Jend Sudirman No. 30 Jakarta, Jakarta Pusat.

Sekarang gedungnya masih ada, beberapa kali ke Jakarta saya perhatikan telah berganti nama atau berganti pemilik mungkin, atau sengaja namanya di ganti, karena ini sepertinya gedung yang disewakan.

Wisma Dharmala Jl Jend Sudirman Kav 32 Jakarta Pusat (keadaan 2018 Google Street)

Saya cari di Google yang ada Wisma Dharmala (Intiland Tower), Jl. Jend Sudirman Kav. 32, No. 26 28, Karet, Setiabudi, RT.3/RW.2, Karet Tengsin, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10250. Tetapi Google tidak menunjukkan dengan panah merah, namun saya ingat gedungnya seperti itu, pilarnya kelihatan, makanya disebut gedung antik (saat itu).

Ganti nama Intiland Tower (Sudirman), kalau masih pakai nama wisma itu khan zaman lawas, mesti diganti, mungkin seperti itu.

Wisma Aneka I Komplek Senayan

Selama ada kegiatan di Jakarta yang bertempat di Wisma Dharmala Sakti, saya menginap di Wisma Aneka I yang letaknya di Jl Volley No. 94 Komplek Gelora Senayan Jakarta, dekat Ratu Plaza.

Sekarang Wisma Aneka I dan Jl Volley masih ada atau tidak, belum saya cek, tetapi untuk wismanya jelas sudah tidak ada, sekarang digantikan Hotel Atlit Century (Century Park Hotel).

Waktu Kegiatan Total 14 Hari di Jakarta

Kegiatan ini berlangsung sekitar 12 hari, ada sela hari digunakan untuk rekreasi atau wisata disekitar Jakarta. Jadwal kegiatan padat dimulai pagi hingga malam atau sore.

Dari tempat menginap ke tempat acara, atau dari Wisma Aneka ke Wisma Dharmala Sakti disediakan angkutan oleh panitia. Pesertanya banyak dari seluruh Indonesia, jadi tidak hanya Wisma Aneka tetapi mungkin ada wisma yang lain, dan kebetulan saya di Wisma Aneka I.

Waktu 2 minggu (lebih) tersebut, karena jadwal acara yang padat, para peserta yang berasal dari perwakilan/utusan seluruh Indonesia tidak ada yang pulang kampung, kecuali yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya.

Diantara waktu yang senggang, misal malam hari digunakan untuk jalan-jalan keliling Jakarta atau ke Mal-mal yang ada disekitar, terutama ke Ratu Plaza yang letaknya berhimpitan hanya dibatasi oleh jalan kampung.

Untuk pagi hari, jalan-jalan di Gelora Senayan, biasanya keliling di lapangan bola.

Misalnya kegiatan ini sekarang, maka lebih leluasa lagi keliling Jakartanya, karena ada TransJakarta, Grab, Gojek, Uber, dan lain-lain. Dulu belum ada angkutan itu, adanya Metromini atau Bemo.

Ke Ratu Plaza Lompat Pagar

Dari Wisma Aneka I keluar sedikit kemudian ke Ratu Plaza lompat pagar, itu dulu, sekarang kurang tahu, mungkin sudah tidak bisa. Begitu lompat pagar sudah berada di belakang pusat perbelanjaan tersebut.

Sampai sekarang Ratu Plaza masih ada, kemudian komplek sekitar atau lokasi belakangnya saya pernah ditempat ini, semuanya telah berubah.

Mengapa lompat pagar belakang, karena kalau harus lewat Jl Pintu I memutarnya lumayan, meskipun tidak jauh, tetapi karena bisa lompat pagar yang lebih dekat, ya akhirnya ikuti teman-teman atau penduduk setempat. Sekarang sepertinya tidak bisa lompat pagar belakang.

Jalan-jalan ke TMII dan Ancol

Panitia menyediakan sarana angkutan ke TMII dan Ancol, masuk lokasi juga termasuk, biaya di dalam lokasi tidak ditanggung.

Naik Lift Pertama Kali

Bukan hanya ke Jakarta pertama kali, tetapi juga naik lift pertama kali, karena di Semarang seingat saya belum ada.

Tempat kegiatan di lantai 4 dan lantai 10 di salah satu ruang wisma tersebut. Untungnya oleh petugas gedung, diantar ke lantai yang dituju, tetapi pernah sendiri untuk berikutnya sudah terbiasa.

Saat beberapa orang bersamaan di dalam lift ada bule (orang) asing yang bersama, diajak omong-omong pakai bahasa Inggris, ya rodo blekak blekuk tetapi untungnya kita sama-sama mengerti, karena ditambah bahasa isyarat.

Ke Gedung Tingkat 10 Pertama Kali

Hampir semua pertama kali, termasuk ke gedung lantai 10, pertama kali ya di wisma ini.

7 April Kembali ke Semarang dengan Pesawat Garuda

Baru pertama ini naik pesawat terbang, kebetulan ambil tiket Garuda Indonesia, inipun karena berhasil negosiasi dengan panitia penyelenggara yang menyediakan semua fasilitas peserta.

Tentu dengan berbagai alasan yang masuk akal, sudah dua minggu lebih lah, atau apalah biar cepat dan karena fasilitas yang membolehkan. Mengapa? karena berangkat naik travel maka pulangnya juga dihargai travel aturannya seperti itu!

Boleh naik pesawat tetapi boarding pas tiket dikirim ke panitia pusat, oke…. siap kalau syaratnya cuma itu…. atau begini saja… tolong dicarikan tiket oleh panitia… beres…, Benar… tiket yang menyarikan panitia… berarti oke… panitia sudah ada copy tiket… boarding pass mungkin tidak perlu dan saya tidak perlu menyerahkan atau mengirimkan boarding pass.

Dulu tidak seperti sekarang, dulu boarding pas tidak bisa dicetak sendiri kalau sekarang bisa, dengan cara city boarding, sekarang lebih maju, ketika city boarding berhasil maka kita dibandara tidak perlu antri boarding. Tapi mesti hati-hati, jangan sampai ketinggalan pesawat karena dengan sudah boarding berarti tidak ada penggantian jadwal dan pembatalan jadwal penerbangan meskipun tiket anda tiket fleksibel yang harganya lebih mahal.

Foker F.28 Garuda Indonesia (foto Wikipedia)

Penerbangan menggunakan pesawat Fokker… tapi lupa type-nya apa. Kalau berita di Wikipedia, inilah berita di Wikipedia itu.

Sejumlah 62 pesawat Fokker F-28 dalam 3 versi pernah diterbangkan Garuda Indonesia sejak September 1971 hingga 5 April 2001. Garuda Indonesia adalah perusahaan penerbangan di dunia yang pernah paling banyak mengoperasikan Fokker F-28.

Pada tahun 1968, Direktur Garuda Indonesia Airways, Wiweko Soepono berkeinginan pesawat Garuda Indonesia dapat menyinggahi semua kota-kota di Indonesia dalam satu hari penerbangan. Wiweko menjual pesawat DC-8 dan menggantinya dengan 12 pesawat Fokker F-27 yang bermesin turboprop dengan pertimbangan kemudahan transisi pilot Garuda menuju Fokker F-28.

Inilah kisah singkat naik pesawat terbang pertama, dan lainnya.

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s