Uang Berstaples di Tolak CDM ATM Setor Tunai

Kisah pagi ini membuat kaget, pasalnya di mesin ATM transaksi Anda diblokir silakan menghubungi customer service, saya baca sesaat seperti itu dalam bahasa Inggris.

Kali ini saya memilih setor tunai di salah satu bank plat merah di Pahlawan Semarang, untuk menyimpan uang yang sebenarnya bukan uang saya tetapi uang milik warga kampung.

Biasanya sih tidak saya simpan di bank tersebut, juga bank yang lain tetapi di simpan di salah satu koperasi, mengapa uang milik warga tidak disimpan di bank, jawabnya klise saja, yaitu biaya administrasinya, itu saja, jika digabungkan menjadi satu nanti susah etungannya.

Sebenarnya bukan masalah simpan menyimpan uang, tadinya sih ada di rumah beberapa minggu, dan dalam fikiran saya lebih aman disimpan di bank daripada disimpan di rumah.

Uang yang dari hasil mengambil dari lembaga keuangan itu tidak ada staples, tetapi salah satu uang yang saya campurkan ada staples yang menempel, uang itu dari pelanggan setoran rekening listrik, entah dari siapa saya tidak menyangka.

Saya menyiapkan uang yang akan saya setor tunai sejak dari rumah, dan pagi ini akan saya setorkan pada dua bank yang berbeda, waktunya masih pagi selepas Subuh ditambah beberapa waktu untuk merapikan uang yang akan disetorkan ditambah waktu mencari kunci kendaraan yang disimpan tidak biasanya.

Sesampai didepan bank, ATM nya berjajar didepan bank, kemudian mengambil sebagian uang yang sudah saya pilah-pilah.

Seperti biasa prosedur untuk setor tunai

  • menyiapkan uang
  • memasukkan ATM ke mesin CDM ATM Setor Tunai, dan PIN secukupnya
  • pilih Setor Tunai dan uang dimasukkan di box uang di ATM
  • mesin berjalan dan kira-kira hanya menerima setengah jumlah uang yang saya masukkan dalam waktu yang bersamaan, sisanya saya ambil kembali
  • mesin jalan lagi, menghitung dan menerima sisanya uang yang didalam box

uang tidak diterima tetapi dikembalikan dengan notifikasi lebih kurang berbunyi transaksi anda di blokir silakan menghubungi CS terdekat.

Kemudian uang saya ambil semua, termasuk ATM saya tarik, dan uang saya kembalikan ke kantong yang saya pakai untuk menyimpan dan saya taruh dalam box motor.

Saya jadi gelisah, masa transaksi diblokir, kemudian dalam benak saya berkata begini, mungkin apakah CDM itu penuh ya…. atau ada apa…., kemudian saya mengambil 4 lembar uang seratusan ribu, ini termasuk uang tambahan yang akan saya setor.

Dari tempat parkir kembali lagi ke ruang mesin, untuk mencoba 4 lembar seratusan tersebut, dan uang yang lain masih saya tinggal dan simpan di dalam bagasi motor, ternyata setelah uang masuk mesin ada 3 lembar diterima dan 1 ditolak, yang ditolak oleh mesin uang saya ambil kemudian saya perhatikan…. ternyata menempel staples dibagian bawah uang tersebut.

Mengetahui ada staples maka buru-buru saya ambil, uang saya rapikan dari lubangan staples dan saya masukkan ke ATM Setor Tunai, ternyata uang diterima, jadi berhasil setor 3 lembar ditambah 1 lembar uang ratusan.

Saya jadi berfikir, jangan-jangan gara-gara staples ini tadi semua uang ditolak bahkan diancam dengan blokir.

Saya kembali lagi ke tempat parkir mengambil sisa uang yang akan saya setorkan di bank tersebut, dan untungnya tidak ada antrian sama sekali pagi ini, jadi bolak-balik ke tempat parkir aman-aman saja.

Saya mencoba mengambil sebagian uang yang saya pegang dan saya masukkan kedalam mesin ATM dan ternyata uang diterima (jumlahnya Rp 2.950.000,-), wah…. saya merasa aman tidak jadi diblokir, dan sisa uangnya saya masukkan dan hanya diterima separonya, dan terus saya setorkan akhirnya semua uang diterima oleh mesin ATM Setor Tunai ini.

Jadi kalau mau setor tunai benar-benar diperhatikan. Berbagi pengalaman.

Selanjutnya saya menyetor sebagian uang di bank yang lainnya, di BNI seperti yang ada digambar, tapi gambar ini diwaktu yang lain.

Anda pasti bertanya, kok setor dimana-mana, lha saya menerima PPOB bayar listrik, telepon, dan lain-lain jadi setor tunai menjadi kegiatan rutin dalam rangka deposit.

Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s